love warm whisper

My Photo
manusia kecil yang sedang mengumpulkan mozaik hidupnya

Sunday, February 3, 2013

titik dua kurung tutup

ting...ting...
Nada message dari applikasi telepon genggamku membuyarkan lamunan pengiring tidur, kaget tapi aku lanjutkan untuk membacanya. Seketika membuat ku berhenti dan entahlah mugkin tersenyum?
Dan detik berikutnya aku benar-benar tersenyum..



ep_
" cause love has no distance baby
no, not when it comes to you and me " 

you always makes me calm myself down. as always
titik dua kurung tutup

Saturday, February 2, 2013

Tabungan Tahunan


Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit ...

Iseng sih awalnya ngerencanain nabung tahunan, niatnya cuma pengen nyisih jajan tapi dibuka pas malam tahun baru atau akhir tanggal tiap bulan Desember. Pemikiran awalnya itu keren aja bisa bongkar celengan dimalam tahun baru. Orang-orang pada sibuk kembang apian, lah kita sibuk ngitung duit celengan. Dengan modal niat dan 2 celengan, tabungan tahunan dimulai di tahun ini.

Itu duit dipake buat apa emang belon tau pasti. Cuma sekedar nabung jaga-jaga kali aja mau liburan kemana dan itu duit bisa digunain. Sebelumnya sih niat nya begitu sampai ngobrol ngalur ngidul sama kakak ipar tentang naik haji. Biaya buat ketanah suci itu enggak mahal-mahal banget, Rp 30.000.000 aja udah bisa naik haji. Tapi yang susahnya itu nunggu antriannya yang lama. Karena alasan ini niat nabung tahunannya yang tadinya cuma buat seneng-seneng dirubah jadi nabung buat biaya naik haji.

Emang kecil sih nabung-nabung nya tp ya itu tadi, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. 10 tahun pasti bisalah bayar DP buat ngambil antrian naik hajinya. Semoga aja tabungan tahunan yang dimulai tahun ini jalan nabungnya lancar, tetep konsekuen sama niat, dan nggak dicongkel-congkel ditengah jalan (҂'̀⌣'́)9

Sunday, January 13, 2013

skenario manusia kecil


"aku hidup dengan aturanku, aku hidup dengan hidup ku. jangan pernah usik. jangan pernah ganggu. karna aku tidak pernah usik hidupmu, aku tidak pernah ganggu hidup mu. jadi urus saja urusannmu.
 aku tidak peka, itu kekuranganku. kalau tidak bisa menerima, jauhi saja aku. tidak masalah untukku.
aku tidak mengerti dengan namanya isyarat, karna aku hidup untuk logika yang pasti, bukan rasa yang menurutku itu pembodohan diri sendiri melalui spekulasi tanpa dasar"

Aturannya simpel bukan?
Aku sang sutradara hidupku, aku yang memilih bagaimana baiknya cerita ku. Siapa tokoh yang harus aku depak keluar atau siapa tokoh yang harusnya aku pertahankan. Yang aku pedulikan hanya naskah-naskah ceritaku, diluar itu? silahkan, aku tidak berniat mengurusinya.

Friday, January 11, 2013

pancuran

Kamu pernah ngerasa idiot sampai-sampai untuk berfikir pun otak ini mentok tak terkira?
Atau pernah kayak patung pancoran yang diomonginpun, dia tetap diam?
Atau mungkin kayak orang lupa ingatan yang nggak tau jalan pulang?
Nah aku pernah, cukup sering.

Diam dibawah derasnya air pancuran shower ternyata cukup ampuh membuat isi kepala lebih dingin. Segar tapi santai. Lama-lama makin enakan. Tapi yang nggak enakan ya badan. Bisa meriang dibuatnya dan masuk angin. Butiran airnya jatuh menghepas diatas kulit kepala, tekanan derasnya serasa memijit. Dan dingin nya menusuk tapi tetep nikmat. Diam nikmatin deras air itu emang bikin tenang yang aneh. Bikin nagih buat lama-lama diem dihantam airnya walaupun tau itu artinya malah buang-buan air bersih.

Tapi bukan itu permasalahannya. Yang jadi masalah isi kepala.
Kamu kenapa? Lagi?

refleksi

Hari ini aku ngeliat refleksi kamu, sebagian kecil untuk sesaat.
Nggak ada apa-apa, nggak ada yang aneh sedikitpun sama nada detak jantung dan aturan nafas aku. Tapi cukup dibilang aku terdiam sebentar.
Postur tubuhnya jauh beda sama postur tubuh kamu. Cara jalannya juga. Tapi kenapa ngerasa lagi liat kamu dari belakang ya?

Refleksi.
Semacam liat kamu, tem.

Desember 01, tahun lalu

Wednesday, December 26, 2012

transparan

Mungkin dia akan kembali merangkai kata menggambarkan yang terjadi disekitarnya terhadapnya, bukan yang terjadi padanya dan dirinya. Mungkin dia sedikit lupa bagaimana menutup semua hordeng sehingga yang diluar tidak terlalu bisa melihat apa yang dia lakukan didalam. Ya, mungkin baiknya begitu.

Semuanya terasa bisa membacanya, mengetahui keadaannya, melihatnya seperti itu. Semuanya menjadi tau apa yang sedang terjadi padanya. Begitu transparan sepertinya sehingga mereka menatapnya seolah-olah dia tidak memakai busana keluar dari zona persembunyiannya. Semuanya terlihat. Dan dia risih, dia tidak suka. Kenapa dia begini? Begitu mudah terbaca?

Kenapa yang dia rasa begitu mudah muncul diraut wajah? Atau dikening? Atau lewat mata?
Ya, pasti lewat mata. Mana pernah dia dulu berani menantang mata lawan bicara. Pernah, tapi itu juga karna dia ingin membacanya kan. Tapi sekarang? Kenapa dia begitu transparan?

Kenapa semua orang terasa mengetahui apa-apa tentangnya? Kenapa semua orang terasa bisa melihat kondisinya? Kenapa dia gampang ditebak? Kenapa dia mudah terbaca? Kenapa dia begitu transparan?

Tuesday, December 25, 2012

serangan malam

rindu, serangan malam
aneh, serangan malam
lucu, serangan malam
bingung, serangan malam
sederhana, serangan malam
biasa, serangan malam
suka, serangan malam